SINARSULAWESI.ID l MAKASSAR — Suasana riuh dan aroma khas robusta menjadi latar belakang hangatnya pertemuan rekan seprofesi dari berbagai media di Warkop H. Edi, Jalan Veteran Selatan, Senin (22/12).
Bukan sedang meliput peristiwa besar atau mengejar narasumber, kehadiran para kuli tinta ini murni untuk merawat semangat “Silaturahmi Tanpa Batas”. Dalam pertemuan santai tersebut, sekat antar-media seolah melebur dalam kepulan asap rokok dan canda tawa.
Melepas Penat di Balik Deadline
Kegiatan kumpul bareng ini menjadi oase di tengah padatnya jadwal liputan dan kejaran deadline. Tanpa ada agenda formal, obrolan mengalir mulai dari dinamika isu terkini di Kota Makassar hingga berbagi pengalaman suka duka di lapangan.
“Di sini kita tidak bicara soal persaingan berita. Kita semua saudara satu profesi. Warkop H. Edi sudah seperti ‘kantor kedua’ tempat kita saling bertukar pikiran dan menguatkan satu sama lain,” ujar salah satu rekan wartawan sebut Codet.
Warkop Sebagai Simbol Kebersamaan
Pemilihan Warkop H. Edi di Jalan Veteran Selatan bukan tanpa alasan. Lokasinya yang strategis dan suasananya yang merakyat menjadikannya tempat favorit bagi para insan pers untuk singgah sejenak.
Pertemuan ini menegaskan bahwa meski di lapangan para jurnalis berkompetisi secara profesional untuk menyajikan berita tercepat dan terakurat, namun di meja kopi, solidaritas tetap menjadi yang utama.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan kekompakan insan pers di Makassar tetap terjaga. Solidaritas ini dinilai penting untuk menjaga ekosistem media yang sehat serta memperkuat fungsi kontrol sosial jurnalis terhadap kebijakan publik.
Ngopi bareng ini berlangsung hingga sore hari tersebut ditutup dengan foto bersama, menyimbolkan bahwa meski berbeda bendera media, visi untuk mencerdaskan bangsa tetap satu.
