banner 728x250

Rakor P4GN di Kendari, Kapolresta Tegaskan Komitmen Wujudkan ASN Bersih dari Narkoba

banner 120x600
banner 468x60

KENDARI — Komitmen dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika terus diperkuat oleh Polresta Kendari. Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Kapolresta Kendari dalam Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Samaturu, Kantor Wali Kota Kendari tersebut mengangkat tema “Membangun ASN Profesional, Berintegritas dan Bebas dari Penyalahgunaan Narkoba.” Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, BNN, serta seluruh unsur terkait dalam membangun lingkungan pemerintahan yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

banner 325x300

Kehadiran Kapolresta Kendari menjadi bagian dari komitmen kepolisian untuk terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Kendari dalam memperkuat langkah-langkah pencegahan, khususnya di lingkungan aparatur pemerintahan. Upaya tersebut dinilai penting mengingat ASN memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjadi contoh dalam menjaga integritas dan profesionalitas.

Dalam rakor tersebut ditekankan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan kepedulian, pengawasan dan komitmen bersama dari seluruh elemen, mulai dari pimpinan instansi hingga setiap individu di lingkungan kerja.

Penguatan edukasi mengenai bahaya narkotika, peningkatan pengawasan serta pembentukan budaya kerja yang sehat dan berintegritas menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan pemerintahan yang semakin tangguh terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba.

Selain Kapolresta Kendari, kegiatan turut dihadiri Asisten III Pemerintah Kota Kendari, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta Kepala BNN Kota Kendari.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Resnarkoba Polresta Kendari AKP Andi Musakkir, S.H. dipercaya sebagai narasumber. Ia memberikan pemaparan terkait perkembangan penyalahgunaan narkotika, berbagai bentuk dan modus yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara bersama-sama.

Dalam pemaparannya, Kasat Resnarkoba menjelaskan bahwa perkembangan penyalahgunaan narkotika saat ini semakin beragam. Tidak hanya dalam bentuk narkotika yang selama ini dikenal masyarakat, tetapi juga terdapat berbagai zat psikoaktif dan produk yang dikemas menyerupai barang biasa, termasuk cairan vape, obat-obatan yang disalahgunakan, serta zat psikoaktif baru yang perlu mendapatkan perhatian serius.

Karena itu, kewaspadaan menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah masuknya pengaruh narkoba ke lingkungan pemerintahan. Setiap unsur perlu memiliki pemahaman yang cukup agar mampu mengenali potensi penyalahgunaan sekaligus mengambil langkah yang tepat apabila menemukan indikasi adanya pelanggaran.

Penyalahgunaan narkoba bukan hanya berdampak terhadap kesehatan fisik dan mental seseorang, tetapi juga dapat mengganggu profesionalitas, integritas dan produktivitas dalam menjalankan tugas. Jika tidak dicegah sejak dini, penyalahgunaan narkotika dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap lingkungan kerja maupun kualitas pelayanan publik.

Polresta Kendari juga menegaskan bahwa persoalan narkotika merupakan ancaman serius yang membutuhkan penanganan secara konsisten melalui langkah pencegahan, edukasi, pengawasan dan penegakan hukum. Setiap orang yang terbukti melakukan tindak pidana narkotika tetap dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui pelaksanaan Rakor P4GN tersebut, Polresta Kendari bersama Pemerintah Kota Kendari dan BNN mendorong semakin kuatnya sinergi antarlembaga dalam menciptakan lingkungan pemerintahan yang sehat, aman, bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebatas forum koordinasi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah nyata di masing-masing instansi. Dengan komitmen bersama, pengawasan yang berkelanjutan serta edukasi yang terus diperkuat, diharapkan dapat terwujud ASN yang profesional, berintegritas dan mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Kendari yang aman serta bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

About The Author

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *