banner 728x250

PT Suara Tipikor HAM Masuk Tahun Ketiga, Siap Perkuat Peran Strategis Media di Era Digital

banner 120x600
banner 468x60

SINARSULAWESI.ID l Makassar – Peringatan Milad ke-3 PT Suara Tipikor HAM menjadi momentum penting dalam menegaskan kembali peran strategis media online sebagai garda terdepan dalam mengawal transparansi, supremasi hukum, dan kepentingan publik. Kegiatan yang dirangkaikan dengan silaturahmi bersama Media Online Sinar Sulawesi dan sejumlah insan pers ini berlangsung di Warkop Haji Edy, Jalan Urip Sumiharjo Km 5, Kecamatan Panakkukang, Ahad (15/2/2026),

dalam suasana penuh keakraban, namun sarat makna dan komitmen perjuangan jurnalistik. Memasuki usia ke-3 tahun, PT Suara Tipikor HAM tidak hanya merayakan perjalanan organisasi, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai media yang konsisten mengawal isu-isu krusial, khususnya yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi, penegakan hukum, dan perlindungan hak asasi manusia di wilayah Sulawesi Selatan. Dalam dinamika zaman yang semakin kompleks, keberadaan media,

banner 325x300

independen menjadi elemen vital dalam memastikan keterbukaan informasi dan akuntabilitas publik tetap terjaga.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Media Online Indonesia (MOI) Sulsel, Muslimin, bersama sejumlah pimpinan redaksi, jurnalis, dan pengelola media online. Kehadiran para insan pers

tersebut menjadi bukti nyata bahwa solidaritas antar media merupakan fondasi penting dalam menjaga marwah jurnalistik di tengah tantangan industri media yang semakin kompetitif dan penuh tekanan.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra negara dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Presiden menekankan bahwa tidak boleh ada diskriminasi terhadap media, baik media online, media cetak, maupun media arus utama, karena seluruh media memiliki fungsi yang sama dalam menjaga transparansi dan menyampaikan kebenaran kepada publik.

Pesan tersebut menjadi penguatan bahwa kemitraan antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan media harus dibangun di atas prinsip kesetaraan, profesionalisme, dan saling menghormati. Media bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga bagian dari sistem demokrasi yang berperan dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan dan penegakan hukum.

Pemimpin Umum Media Online Sinar Sulawesi, Ferwel, dalam sambutannya menegaskan bahwa Milad ke-3 ini menjadi titik refleksi sekaligus momentum konsolidasi untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan fungsi jurnalistik secara independen dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa media tidak boleh kehilangan arah dan harus tetap berdiri di atas kepentingan publik.

“Selama tiga tahun terakhir, kami berupaya menjaga konsistensi dalam menyampaikan informasi yang objektif dan faktual. Kami menyadari bahwa media memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal kebenaran, mengkritisi kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat, serta menjadi suara bagi mereka yang membutuhkan keadilan,” tegas Ferwel.

Ia juga menekankan bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, media dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan kredibel. Tantangan terbesar media saat ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga menjaga kepercayaan publik yang menjadi fondasi utama eksistensi media itu sendiri.

Ferwel menambahkan bahwa PT Suara Tipikor HAM dan Media Online Sinar Sulawesi akan terus memperkuat perannya sebagai media kontrol sosial yang konstruktif. Media harus mampu hadir sebagai kekuatan moral yang mengawal transparansi, mengungkap fakta, serta memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Media tidak boleh sekadar menjadi penonton. Media harus hadir, mengawal, dan memastikan bahwa kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas. Kami berkomitmen untuk terus menjaga independensi dan profesionalisme dalam setiap pemberitaan,” lanjutnya.
Selama tiga tahun perjalanannya, PT Suara Tipikor HAM telah aktif,

mengangkat berbagai persoalan publik yang membutuhkan perhatian serius, termasuk isu pelayanan publik, penegakan hukum, serta berbagai persoalan sosial yang berdampak langsung pada masyarakat. Peran ini menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem sosial yang lebih transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Ketua MOI Sulsel, Muslimin, memberikan apresiasi atas konsistensi dan dedikasi PT Suara Tipikor HAM dalam menjalankan fungsi jurnalistik. Ia menilai bahwa keberadaan media online saat ini memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik serta memperkuat transparansi di berbagai sektor.

Menurutnya, tantangan media ke depan akan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan komitmen yang kuat untuk tetap menjaga profesionalisme dan integritas.

“Media harus tetap berdiri di atas prinsip kebenaran. Profesionalisme, integritas, dan keberanian menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik. Kami berharap PT Suara Tipikor HAM terus berkembang dan menjadi media yang kuat, independen, dan terpercaya,” ujar Muslimin.

Ia juga menegaskan bahwa Media Online Indonesia (MOI) Sulsel akan terus mendukung penguatan kapasitas media online agar mampu menjalankan peran jurnalistik secara profesional dan sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Momentum Milad ke-3 ini menjadi lebih dari sekadar perayaan, tetapi juga menjadi simbol konsistensi, perjuangan, dan komitmen PT Suara Tipikor HAM dalam menjaga marwah jurnalistik. Di tengah tantangan zaman, media dituntut untuk tetap teguh, independen, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dengan semangat Milad ke-3 ini, PT Suara Tipikor HAM dan Media Online Sinar Sulawesi menegaskan tekadnya

untuk terus menjadi media yang kritis, independen, dan profesional. Ke depan, media ini diharapkan mampu terus berperan aktif dalam mengawal transparansi, memperjuangkan kepentingan publik, serta menjadi sumber informasi yang kredibel dan terpercaya bagi masyarakat.

About The Author

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *