SINARSULAWESI.ID l Makassar – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan yang kuat dan berkelanjutan bersama para pengemudi ojek online (ojol) sebagai bagian penting dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di wilayah Sulawesi Selatan.
Pengemudi ojek online yang setiap hari beraktivitas di jalan raya dinilai memiliki peran yang sangat strategis. Selain berinteraksi langsung dengan masyarakat, para pengemudi ojol juga memahami dinamika dan kondisi lalu lintas di lapangan secara nyata. Hal tersebut menjadikan komunitas ojol sebagai mitra potensial Kepolisian, khususnya Polisi Lalu Lintas, dalam mendukung tugas-tugas pemeliharaan keamanan dan keselamatan di jalan raya.
Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, KBP Dr. Pria Budi, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa sinergi antara Polri dan pengemudi ojek online akan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan pembinaan, komunikasi, dan kolaborasi yang bersifat edukatif dan humanis. Menurutnya, pendekatan kemitraan menjadi kunci utama dalam menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.
“Ojek online merupakan mitra strategis dalam mewujudkan kamtibmas dan kamseltibcarlantas. Sinergi bersama Kepolisian, khususnya Polisi Lalu Lintas, akan terus diperkuat demi menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan di jalan raya,” ungkap KBP Dr. Pria Budi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya,
menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Dalam hal ini, pengemudi ojek online diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan dengan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan berkendara sesuai standar, serta mengutamakan sikap santun dan profesional saat berada di jalan.
Selain sebagai mitra dalam keselamatan lalu lintas, para pengemudi ojol juga diharapkan dapat berperan sebagai agen kamtibmas di lingkungan masing-masing. Dengan mobilitas yang tinggi dan jangkauan aktivitas yang luas, pengemudi ojol dinilai mampu membantu menyampaikan informasi awal terkait situasi lalu lintas maupun potensi gangguan keamanan kepada pihak Kepolisian.
Ditlantas Polda Sulsel juga secara berkelanjutan mengajak komunitas ojol untuk aktif menyebarkan pesan-pesan edukasi kepada masyarakat, baik melalui interaksi langsung dengan penumpang maupun melalui media sosial. Langkah ini diyakini dapat memperkuat budaya tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
Melalui penguatan sinergi yang dibangun secara konsisten dan berkesinambungan, Ditlantas Polda Sulsel optimistis kemitraan antara Polri dan pengemudi ojek online akan,
semakin solid. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sekaligus mendukung terwujudnya,
kondisi kamtibmas yang kondusif dan berkelanjutan di wilayah Sulawesi Selatan.
Dengan semangat kebersamaan dan kemitraan, Ditlantas Polda Sulsel terus berupaya menghadirkan Polri yang Presisi, humanis, dan dekat dengan masyarakat, guna memberikan rasa aman serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas.


